Transformasi Pendidikan Biologi Melalui STEM-Digital Coding: Tren Global, Tantangan, dan Arah Riset Masa Depan
DOI:
https://doi.org/10.62354/jese.v2i2.45Keywords:
Pendidikan Biologi, STEM, Digital Coding, Berpikir Komputasi, Systematic Literature ReviewAbstract
Integrasi coding dalam pembelajaran Biologi berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) merupakan inovasi pedagogis yang menjanjikan untuk mengembangkan keterampilan berpikir komputasi (Computational Thinking) siswa di abad ke-21. Meskipun popularitasnya meningkat, pemetaan komprehensif mengenai efektivitas dan hambatan implementasinya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren publikasi global, model implementasi, serta tantangan integrasi digital coding dalam pendidikan biologi. Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA, penelitian ini meninjau artikel terpilih dari database bereputasi (Scopus dan Web of Science) yang diterbitkan dalam satu dekade terakhir. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan tren publikasi yang signifikan, dengan fokus dominan pada penggunaan block-based coding (seperti Scratch dan NetLogo) untuk memodelkan sistem biologis kompleks, khususnya dinamika ekosistem. Temuan studi mengonfirmasi bahwa pendekatan ini efektif dalam memvisualisasikan konsep abstrak dan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Namun, tantangan utama yang teridentifikasi meliputi kurangnya kompetensi digital guru (teacher readiness) dan keterbatasan infrastruktur kurikulum. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pengembangan modul pelatihan guru yang adaptif dan penelitian lebih lanjut terkait asesmen berbasis coding sebagai agenda prioritas masa depan.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Journal of Educational Science and E-Learning

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



